Sobat Rhema, banyak tamu yang datang ke Borobudur dengan rencana “mampir sebentar” ke Bukit Rhema, lalu pulang dengan perasaan belum puas. Naik bangunan sebentar, foto, turun, lalu langsung pindah tempat. Padahal, wisata Bukit Rhema sebenarnya enak dinikmati seharian penuh tanpa harus berpindah kawasan: mulai dari sunrise di puncak bangunan, menjelajah tiap lantai, makan siang di Kedai Bukit Rhema, sampai sore yang ditutup dengan secangkir kopi dan sepotong cake di bakery lantai 2.
Hari ini kami mau cerita bagaimana menyusun satu hari itu supaya tidak terburu-buru. Semua titik di itinerary ini berada di kawasan yang sama di Kurahan, Desa Karangrejo, Kecamatan Borobudur, Magelang, kawasan yang oleh banyak orang dikenal sebagai Gereja Ayam. Jadi Sobat Rhema cukup sekali parkir, lalu tinggal mengatur ritme.
Sebelum berangkat: jam buka dan tiket yang perlu dicatat
Supaya rencana tidak meleset, catat dulu beberapa hal dasar. Menurut halaman tiket dan jam buka Bukit Rhema, kawasan dan bangunan buka setiap hari pukul 06.00–17.00 WIB. Tiket masuk tercantum Rp25.000 per orang, sama untuk wisatawan domestik dan mancanegara, sedangkan anak dengan tinggi di bawah 100 cm gratis. Tiket itu sudah termasuk akses ke bangunan tujuh lantai, pemandu, dan snack singkong goreng yang bisa diklaim di Kedai Bukit Rhema setelah turun.
Dari area parkir ke kawasan ada jalan menanjak sekitar 200 meter dengan kemiringan cukup curam. Kalau datang bersama orang tua atau anak kecil, ada jeep shuttle Rp15.000 pulang-pergi atau Rp10.000 sekali jalan. Kedai Bukit Rhema sendiri buka setiap hari pukul 06.00–19.00 WIB, jadi waktunya cukup longgar untuk sarapan sampai makan sore. Harga dan jam bisa berubah sewaktu-waktu, jadi anggap angka di atas sebagai patokan, lalu cek ulang sebelum berangkat.
04.30–07.00: Sunrise dari puncak bangunan Bukit Rhema
Bagian ini opsional, tapi justru paling sering membuat tamu ingin kembali. Untuk pengalaman sunrise, gerbang kawasan dibuka lebih awal, sekitar pukul 04.30 WIB, dengan reservasi lebih dulu. Sunrise di sini disaksikan dari puncak bangunan Bukit Rhema itu sendiri, bukan dari sembarang titik di bukit. Dari atas, langit perlahan berubah warna, di pagi yang cerah kabut kadang masih terlihat di lembah, dan garis Perbukitan Menoreh mulai terlihat jelas. Suasana inilah yang banyak orang kenal dari film AADC 2.
Di halaman resmi kami, paket sunrise tercantum Rp150.000 per orang dan sudah termasuk sarapan. Sebaiknya pesan beberapa hari sebelumnya, terutama untuk akhir pekan dan musim liburan. Pakai jaket tipis dan alas kaki yang nyaman, karena udara pagi di atas bukit cukup sejuk dan Sobat Rhema akan naik tangga.

07.00–09.00: Sarapan hangat di Kedai Bukit Rhema
Setelah turun dari bangunan, perjalanan pendek ke Kedai Bukit Rhema terasa seperti hadiah kecil. Teras dan lantai atas kedai menghadap pepohonan dan Perbukitan Menoreh, dengan pilihan area indoor maupun outdoor. Pagi hari biasanya masih lengang, jadi Sobat Rhema bisa memilih meja dengan pemandangan terbuka.
Untuk sarapan, Bakmi Djowo Goreng atau menu nasi bisa jadi pilihan yang mengenyangkan, ditemani Kopi Cinta, racikan espresso, susu, dan gula aren Magelang. Jangan lupa tukarkan snack singkong goreng dari tiket masuk. Kalau ingin melihat pilihan lengkap, buka daftar menu Kedai Bukit Rhema sebelum datang supaya tidak bingung di meja kasir.
09.00–11.30: Menjelajah tujuh lantai tanpa terburu-buru
Kalau tadi belum sempat berkeliling karena fokus pada sunrise, inilah waktunya. Pengunjung reguler juga bisa memulai itinerary dari jam ini. Bangunan Bukit Rhema punya tujuh lantai dengan tema berbeda, dan rata-rata pengunjung butuh sekitar 1,5 sampai 2 jam untuk menjelajahinya dengan santai.
Beberapa titik yang sayang dilewatkan:
- Basement dengan ruang doa pribadi dan galeri sejarah, tempat cerita awal Rumah Doa Bukit Rhema dituturkan.
- Lantai 4 yang memajang koleksi batik dan kain tradisional dari berbagai daerah di Indonesia.
- Lantai 6, ruang refleksi dengan pemandangan ke arah Candi Borobudur, yang juga dikenal sebagai lokasi syuting AADC 2.
- Lantai 7 atau bagian mahkota, dengan panorama 360 derajat ke Gunung Merapi, Merbabu, dan Pegunungan Menoreh.
Bawa air minum dan pakai sepatu yang nyaman. Bukit Rhema adalah Rumah Doa yang terbuka untuk semua agama dan bangsa, jadi jaga suara di ruang-ruang doa supaya pengunjung lain tetap nyaman.
11.30–13.30: Makan siang dan istirahat dengan view Menoreh
Menjelang siang, kembali ke Kedai Bukit Rhema untuk makan yang lebih berat. Menu andalan dapur kami adalah Ayam Bakar Nusantara, ayam bakar dengan bumbu khas Nusantara yang jadi favorit banyak pengunjung setia. Untuk teman makan, ada camilan seperti Singkong Keju Latela yang singkongnya berasal dari kelompok ibu-ibu di Dusun Gombong, dekat kawasan Bukit Rhema.
Di halaman kontak, kisaran harga menu tercantum Rp25.000 sampai Rp150.000. Setelah makan, Sobat Rhema bisa bersantai di lantai atas kedai sambil menunggu panas siang reda. Lantai 2 dan lantai 3 sering dipakai tamu untuk duduk lebih lama dan berfoto dengan latar lembah hijau.
14.00–17.00: Kopi sore dan bakery lantai 2
Sore adalah waktu yang pas untuk naik ke lantai 2 Kedai Bukit Rhema. Selain jadi spot foto dengan view terbuka, di lantai ini ada etalase bakery dengan cake dan roti hasil tim bakery kami. Salah satunya Marmer Cake, hidangan manis yang cocok dinikmati bersama kopi hangat sambil melihat cahaya sore turun di perbukitan.
Kalau Sobat Rhema datang untuk merayakan ulang tahun, tim bakery juga bisa membuatkan cake ulang tahun dengan pemesanan lebih dulu. Ceritanya bisa dibaca di artikel merayakan ulang tahun di Kedai Bukit Rhema. Sebelum pulang, sempatkan membeli oleh-oleh, misalnya singkong keju untuk keluarga di rumah.

Tips wisata Bukit Rhema supaya satu hari terasa lega
- Datang pagi. Udara lebih sejuk, cahaya bagus untuk foto, dan pengunjung belum ramai.
- Pilih jeep shuttle bila membawa lansia atau anak kecil, karena tanjakan dari parkir cukup terasa.
- Pesan paket sunrise dan meja rombongan lebih awal saat akhir pekan atau libur panjang.
- Simpan tiket masuk untuk klaim snack singkong goreng di kedai.
- Ingat jam tutup: bangunan Bukit Rhema sampai 17.00 WIB, Kedai Bukit Rhema sampai 19.00 WIB.
Untuk reservasi sunrise, meja rombongan, atau pesanan cake, hubungi WhatsApp 0857-2577-9520. Info alamat dan rute lengkap ada di halaman kontak Kedai Bukit Rhema.
Satu kawasan, satu hari yang utuh
Itinerary ini sengaja dibuat sederhana: sunrise dari puncak bangunan, menjelajah tujuh lantai, makan siang dengan view Menoreh, lalu sore di bakery lantai 2. Tidak perlu berpindah-pindah kota atau mengejar banyak tempat dalam sehari. Kalau Sobat Rhema ingin liburan singkat yang tetap berkesan di sekitar Borobudur, satu hari penuh di kawasan Bukit Rhema bisa jadi pilihan yang menyenangkan. Sampai jumpa di atas bukit.



