Borobudur tidak hanya bercerita tentang kemegahan candi warisan dunia. Di balik perbukitan Menoreh yang memeluk kawasan ini, tersimpan sebuah permata kuliner yang menawarkan lebih dari sekadar rasa. Jika Anda sedang mencari Resto di Borobudur Magelang yang menyajikan pemandangan memukau sekaligus pengalaman otentik, Kedai Bukit Rhema adalah jawabannya, dan kali ini saya ingin membahas sejarah di balik berdirinya Kedai yang viral di Borobudur Magelang.
Terletak di punggung bukit yang sejuk, tempat ini bukan sekadar kedai biasa. Ini adalah sebuah cerita tentang harmoni antara alam, manusia, dan cita rasa.
Jembatan Antara Masyarakat dan Pariwisata
Kehadiran Kedai Bukit Rhema tidak lepas dari fenomena meledaknya pariwisata Magelang pasca film Ada Apa Dengan Cinta 2 (AADC 2). Kala itu, wisatawan membanjiri kawasan Bukit Rhema (atau yang populer dikenal sebagai Gereja Ayam). Namun, ada kegelisahan tersendiri: meski wisatawan ramai, dampak ekonominya belum sepenuhnya dirasakan oleh warga lokal secara langsung.
Berangkat dari niat tulus untuk menjadi jembatan antara masyarakat, ekonomi, dan dunia pariwisata, Kedai Bukit Rhema pun lahir.
Diinisiasi oleh sang visioner Daniel Alamsyah bersama putranya, Denmas Setia Wenas, kedai ini hadir dengan konsep pemberdayaan. Kedai Bukit Rhema mengintegrasikan hasil tani warga lokal, kreativitas kuliner, dan pesona wisata menjadi satu ekosistem yang berkelanjutan. Setiap hidangan yang Anda santap di sini, sejatinya adalah bentuk dukungan terhadap petani dan warga sekitar.
Sejarah dan Lokasi yang Ikonik
Kedai Bukit Rhema resmi melakukan Grand Opening pada April 2017. Di awal perjalanannya, kedai ini didukung penuh oleh Yayasan Sinar Bukit Rhema dan menjalin kolaborasi apik dengan Nutrisari W’dank untuk menciptakan varian minuman tradisional yang hangat dan ngangenin yang dijual di awal grand opening sampai tahun 2019.
Tidak hanya itu Denmas Setia Wenas kembali ke Universitasnya dia kuliah S1 Universitas Sanata Dharma jurusan manajemen untuk meminta bantuan dengan mengirimkan Mahasiswa KKP (Kuliah Kerja Profesi) Fakultas Ekonomi Jurusan Manajemen, dan hasilnya pun luar biasa. Pemberdayaan yang dulu hanya di ikuti 3 orang kini bertumbuh menjadi 16 keluarga terlibat dan juga Ibu PKK serta Kelompok tani menjadi lebih produktif.
Lantas, di mana lokasi persisnya?
Jika Anda berkunjung ke wisata Bukit Rhema Gereja Ayam, kedai ini terletak tepat di bagian belakang bangunan utama, di atas bukit Dusun Karangrejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang. Posisi ini membuat Kedai Bukit Rhema menjadi salah satu Resto di Borobudur Magelang dengan view terbaik—menghadap langsung ke lembah hijau dan siluet perbukitan yang menenangkan.
Kuliner yang Menginspirasi: Dari Singkong hingga Ayam Bakar
Apa yang membuat kuliner di sini begitu istimewa hingga menjadi inspirasi kuliner di Magelang?
Jawabannya ada pada kesederhanaan yang diolah dengan cinta. Menu andalan yang wajib dicoba adalah Singkong Keju (Latela). Singkong ini diambil langsung dari petani lokal, diolah sedemikian rupa hingga lembut, merekah, dan disajikan dengan taburan keju yang melimpah. Camilan sederhana ini “naik kelas” di tangan koki Kedai Bukit Rhema.
Untuk menu berat, Ayam Bakar Nusantara adalah primadonanya. Kelezatan menu ini bahkan sudah diakui dan direview langsung oleh food vlogger ternama, Ria SW. Perpaduan bumbu rempah yang meresap hingga ke tulang dengan sambal khasnya, menjadikan pengalaman makan siang Anda tak terlupakan.
Baca Juga : Kuliner Magelang Versi Ria Sukma Wijaya atau Ria SW
Tak heran jika pada tahun 2020/2021, Kedai Bukit Rhema berhasil menembus ajang bergengsi Food Startup Indonesia yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).
Lebih dari Sekadar Tempat Makan
Seiring berjalannya waktu, Kedai Bukit Rhema terus berinovasi. Kini, fasilitas yang ditawarkan semakin lengkap untuk memanjakan berbagai kalangan pengunjung:
- Tempat Meeting: Ruang pertemuan dengan suasana alam yang kondusif untuk mencari inspirasi baru bersama tim.
- Playground: Area bermain yang aman dan menyenangkan bagi buah hati Anda.
- Creative Experience: Pengunjung kini bisa mengikuti aktivitas seru seperti membatik atau menghias donat, menjadikan kunjungan ke sini lebih edukatif dan berkesan.
Sejarah Kedai Bukit Rhema
Kedai Bukit Rhema adalah bukti bahwa sebuah tempat makan bisa memiliki jiwa. Ia bukan hanya tempat untuk mengisi perut, tetapi tempat di mana pariwisata dan kesejahteraan warga lokal berjalan beriringan.
Jadi, jika agenda liburan Anda berikutnya adalah ke Jawa Tengah, pastikan Kedai Bukit Rhema masuk dalam daftar kunjungan utama Anda saat mencari Resto di Borobudur Magelang. Nikmati makanannya, rasakan sejuk udaranya, dan jadilah bagian dari cerita baik mereka.



